Mobil MBG Tabrak 19 Siswa dan Seorang Guru

Jakarta – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di lingkungan pendidikan Jakarta Utara hari ini. Mobil operasional yang bertugas mendistribusikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami kecelakaan dan menabrak kerumunan siswa di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.

Peristiwa ini mengakibatkan puluhan korban luka-luka dan memicu kepanikan di lingkungan sekolah. Pihak berwenang dan Badan Gizi Nasional (BGN) segera bergerak cepat untuk menangani situasi darurat ini.

Kronologi Insiden di SDN 01 Kalibaru

Berdasarkan laporan di lapangan, insiden bermula ketika mobil operasional MBG hendak memasuki area sekolah untuk menyalurkan paket makanan. Secara tiba-tiba, kendaraan tersebut diduga kehilangan kendali hingga menabrak pagar pembatas sekolah.

Nahasnya, di balik pagar tersebut terdapat kerumunan siswa yang sedang beraktivitas. Hantaman keras membuat pagar roboh dan kendaraan terus melaju hingga mengenai para siswa serta tenaga pengajar yang berada di lokasi. Suasana sekolah yang semula tertib seketika berubah menjadi kepanikan.

Update Jumlah Korban: 19 Siswa dan 1 Guru Terluka

Mobil MBG Tabrak 19 Siswa dan Seorang Guru

Data terkini yang dihimpun dari lokasi kejadian mencatat jumlah korban yang cukup banyak. Total terdapat 20 orang korban yang terdiri dari:

  • 19 Siswa SDN 01 Kalibaru (mengalami luka ringan hingga sedang).
  • 1 Guru (mengalami cedera saat mencoba melindungi siswa).

Seluruh korban segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Pihak sekolah dan warga sekitar bahu-membahu membantu proses evakuasi sebelum tim medis datang.

Respons Cepat Badan Gizi Nasional (BGN)

Menanggapi insiden serius yang melibatkan armada operasionalnya, Badan Gizi Nasional (BGN) langsung turun tangan. Perwakilan BGN telah hadir di lokasi kejadian dan rumah sakit rujukan untuk memantau kondisi para korban.

Dalam pernyataan resminya, BGN menegaskan komitmen penuh mereka terhadap pemulihan para korban.

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Prioritas utama kami saat ini adalah keselamatan anak-anak dan guru. BGN memastikan akan menanggung seluruh biaya perawatan medis para korban hingga pulih total,” ujar perwakilan BGN.

Evaluasi Standar Operasional Prosedur (SOP)

Insiden ini menjadi catatan merah bagi pelaksanaan distribusi logistik program pemerintah. Masyarakat dan wali murid mendesak adanya evaluasi menyeluruh terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) pengemudi dan kelayakan kendaraan operasional MBG.

Penting bagi pihak terkait ARENAMPO untuk memperketat aturan kendaraan yang masuk ke area zona selamat sekolah (ZoSS) guna mencegah kejadian serupa terulang di masa depan. Investigasi kepolisian masih terus berjalan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, apakah murni kesalahan teknis kendaraan atau kelalaian pengemudi (human error).

Related Posts

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD: Jaga Kedaulatan Rakyat!

Polemik Pilkada: PDI Perjuangan Tegas Tolak Pemilihan Lewat DPRD Diskursus mengenai sistem pemilihan kepala daerah kembali memanas di panggung politik nasional. Dalam Rakernas terbaru, PDI Perjuangan (PDIP) secara resmi menyatakan…

Prabowo Beri Peringatan Keras Petinggi BUMN: Kerja atau Mundur!

Tegas! Presiden Prabowo Minta Petinggi BUMN Maksimal atau Mundur Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan gaya kepemimpinan yang disiplin dan tak kenal kompromi. Dalam arahan terbaru, beliau memberikan peringatan keras kepada…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *