Maarten Paes ke Ajax Amsterdam: Kiper Timnas Bersinar!

Maarten Paes ke Ajax Amsterdam: Kiper Timnas Indonesia Siap Bersinar

Jakarta – Kabar gembira bagi fans Timnas Indonesia! Kiper andalan Maarten Paes dikabarkan resmi bergabung dengan raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, melalui transfer permanen dari FC Dallas (MLS). Transfer yang dikonfirmasi Fabrizio Romano ini membuat posisi Paes di klub besar Eropa semakin kuat dan membuka peluang besar bagi karirnya serta Timnas Garuda.

Hari ini (28 Januari 2026), Paes dijadwalkan menjalani tes medis dan penandatanganan kontrak di Amsterdam setelah menyelesaikan kamp pelatihan FC Dallas di Portugal.

Profil Maarten Paes dan Karir Awal

Maarten Vincent Paes lahir 14 Mei 1998 di Nijmegen, Belanda, berusia 27 tahun, tinggi 1.92 m. Meski lahir di Belanda, ia memilih membela Timnas Indonesia berkat darah neneknya. Sebelum ke MLS, Paes meniti karir di NEC Nijmegen dan FC Utrecht.

Pada 2022, ia pindah ke FC Dallas dan langsung menjadi kiper utama dengan catatan impresif di musim-musim awal.

Performa Terkini di FC Dallas dan Timnas Indonesia

Di FC Dallas, Paes mencatat ratusan penyelamatan krusial, termasuk 121 saves pada 2024 (salah satu tertinggi di MLS). Meski mengalami penurunan performa di 2025 dan sempat kehilangan tempat utama, potensinya tetap tinggi sebagai kiper modern yang tangguh.

Maarten Paes ke Ajax Amsterdam: Kiper Timnas Bersinar!

Bersama Timnas Indonesia, Paes telah mengoleksi 10 caps. Ia menjadi andalan di kualifikasi Piala Dunia 2026, membuat banyak save penting dan membantu Garuda melaju ke babak lebih jauh. Pengalamannya di level klub Amerika dan kualifikasi internasional menjadikannya salah satu kiper terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini.

Detail Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam

Menurut Fabrizio Romano, Ajax Amsterdam telah mencapai kesepakatan permanen dengan FC Dallas. Detailnya:

  • Kontrak berdurasi 3,5 tahun hingga Juni 2029.
  • Nilai transfer sekitar €1 juta (Rp 20 miliar).
  • Tes medis & signing: Rabu, 28 Januari 2026 di Amsterdam.

Transfer ini menutup spekulasi Paes ke Persib Bandung dan membuktikan keinginannya kembali ke Belanda untuk tantangan lebih besar.

Mengapa Ajax Butuh Maarten Paes?

Ajax sedang mencari kiper baru setelah Vitezslav Jaros kembali ke Liverpool dan Remko Pasveer akan pensiun usai musim 2025/2026. Kehadiran Maarten Paes memberikan kestabilan di bawah mistar gawang. Selain itu, Paes akan bertemu kembali dengan Jordi Cruyff (Direktur Teknik Ajax) dan Denny Landzaat (asisten pelatih), yang pernah terlibat dalam Timnas Indonesia.

Dampak Transfer bagi Karir Paes dan Timnas Indonesia

Bagi Paes, bergabung ke Ajax adalah langkah naik kelas: dari MLS ke salah satu klub paling bergengsi di Eropa. Ini akan meningkatkan jam terbangnya di kompetisi Eropa dan menjaga ritme pertandingan level tinggi.

Bagi Timnas Indonesia, keberhasilan Paes di Ajax akan memperkuat skuad Garuda. Kiper berpengalaman di klub top Eropa biasanya memberikan kepercayaan diri lebih besar saat membela negara, terutama menjelang laga-laga penting kualifikasi atau turnamen ASEAN.

Apa yang Diharapkan Maarten Paes di Ajax Amsterdam?

Dengan tinggi badan, refleks, dan distribusi bola yang baik, Paes berpotensi menjadi kiper inti Ajax. Fans Garuda tentu berharap penampilan gemilangnya di Eredivisie bisa menginspirasi generasi kiper Indonesia berikutnya.

Transfer ARENAMPO ini menjadi bukti bahwa pemain naturalisasi Indonesia bisa bersaing di level elite Eropa. Sukses Paes di Ajax Amsterdam akan menjadi cerita inspiratif bagi sepak bola Tanah Air.

Bagaimana pendapatmu? Apakah Maarten Paes akan langsung jadi andalan Ajax? Tulis di kolom komentar!

Related Posts

Presiden Prabowo Buka Rakornas Sentul Harti ini

Pendahuluan Hari ini, Senin, 2 Februari 2026, menjadi momen penting bagi pemerintahan Indonesia. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membuka dan memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah…

Iran Latihan Militer di Hormuz, AS Peringatkan

Pendahuluan Iran baru saja mengumumkan rencana latihan militer besar-besaran di Selat Hormuz, yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari mulai Minggu, 1 Februari 2026. Latihan tembak langsung ini melibatkan Korps Pengawal…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *