HPN 2026: Pers Sehat, Bangsa Kuat!
Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi momen penting bagi insan pers Indonesia. Diperingati setiap 9 Februari, tahun ini acara berlangsung dengan tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”. Puncak perayaan digelar di Provinsi Banten, tepatnya Kota Serang, dan dijadwalkan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Ini bukan hanya peringatan rutin, tapi ajang refleksi atas peran pers dalam membangun bangsa.

Sejarah Singkat Hari Pers Nasional
Hari Pers Nasional ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985, memperingati lahirnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 9 Februari 1946. Sejak itu, HPN menjadi wadah untuk membahas isu-isu pers, dari kebebasan berekspresi hingga tantangan digital. Pada HPN 2026, fokus pada kesehatan pers sebagai pondasi ekonomi dan kekuatan bangsa.
Tema HPN 2026: “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”
Tema ini menekankan pentingnya pers yang sehat secara fisik, mental, dan ekonomi. Pers sehat diharapkan mendukung ekonomi berdaulat melalui liputan berkualitas yang mendorong investasi dan transparansi. Bangsa kuat lahir dari informasi akurat yang membangun persatuan. Maskot resmi HPN 2026 adalah Si Juhan, simbol semangat jurnalisme Banten. Tema ini relevan di era digital, di mana hoaks dan pers kompetitif menjadi tantangan utama.
Rangkaian Acara Puncak di Banten
Acara HPN 2026 berlangsung dari 6-9 Februari 2026, dengan puncak pada 9 Februari di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang. Selain pidato presiden, ada konvensi media nasional, pembagian sembako, dan gerakan “Banten Asri”. Provinsi Banten sebagai tuan rumah menyiapkan berbagai kegiatan, termasuk silaturahmi wartawati se-Indonesia.

Kehadiran Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dan membuka acara puncak HPN 2026. Kehadirannya menandakan dukungan pemerintah terhadap kebebasan pers. Dalam konteks ini, Prabowo diharapkan menyampaikan visi tentang sinergi antara pers dan pemerintahan untuk lompatan pembangunan nasional, seperti yang ia tekankan di acara lain.
Dampak HPN 2026 pada Industri Media dan Kebebasan Pers
HPN 2026 menjadi momen besar untuk industri media. Di tengah transformasi digital, pers diharapkan lebih adaptif dan berdaulat secara ekonomi. Acara ini juga mendorong diskusi tentang perlindungan jurnalis dan etika berita. Bagi kebebasan pers, tema ini mengingatkan pentingnya independensi media dalam demokrasi Indonesia. Hasilnya, diharapkan lahir rekomendasi kebijakan yang memperkuat peran pers.
Kesimpulan: Mari Dukung Pers Sehat untuk Bangsa Lebih Kuat
ARENAMPO HPN 2026 bukan akhir, tapi awal perjuangan pers Indonesia. Dengan tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, mari kita dukung jurnalis dalam menyajikan berita akurat. Ikuti update HPN 2026 untuk inspirasi lebih lanjut!





