Demo Buruh Jakarta Hari Ini: 1.659 Polisi Kawal Revisi UMP

Ribuan Buruh Kepung Jakarta: Pengamanan Ketat di Kawasan Monas

Kawasan pusat pemerintahan Jakarta hari ini, Kamis (8/1/2026), kembali menjadi titik konsentrasi massa. Ribuan buruh yang tergabung dalam berbagai aliansi melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran untuk menyuarakan aspirasi terkait kebijakan pengupahan tahun 2026.

Massa aksi yang mulai memadati kawasan Patung Kuda dan Jalan Medan Merdeka sejak pagi hari membawa tuntutan utama, yakni revisi Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026. Mereka menilai penetapan upah saat ini belum mampu mengimbangi lonjakan biaya hidup di ibu kota.

1.659 Personel Polisi Disiagakan di Titik Vital

Guna memastikan situasi tetap kondusif, Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sedikitnya 1.659 personel gabungan. Fokus pengamanan dipusatkan pada dua titik utama, yaitu:

  1. Kawasan Silang Monas
  2. Area Patung Kuda Artha Wijaya
Demo Buruh Jakarta Hari Ini: 1.659 Polisi Kawal Revisi UMP

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold EP Hutagalung, menyatakan bahwa seluruh personel diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan humanis tanpa membawa senjata api. Langkah ini diambil untuk menjamin hak konstitusional buruh dalam menyampaikan pendapat tetap terlindungi tanpa mengganggu ketertiban umum.

Tuntutan Buruh: Revisi UMP DKI 2026 Menjadi Rp5,89 Juta

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menegaskan bahwa para buruh menolak angka UMP yang telah ditetapkan sebelumnya. Terdapat dua poin mendasar yang menjadi fokus perjuangan kali ini:

  • Revisi UMP: Meminta Gubernur DKI Jakarta merevisi UMP 2026 menjadi Rp5,89 juta, angka yang dianggap sesuai dengan 100% Kebutuhan Hidup Layak (KHL).
  • Upah Sektoral: Menuntut pemberlakuan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) sebesar 5% di atas nilai KHL.

Menurut perwakilan buruh, kenaikan upah nominal saat ini tidak sejalan dengan penurunan daya beli akibat kenaikan harga barang dan jasa di Jakarta.

Imbauan Lalu Lintas dan Jalur Alternatif

Bagi warga Jakarta yang akan melintasi kawasan Jakarta Pusat, pihak kepolisian telah memberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional. Pengendara diimbau untuk menghindari ruas jalan berikut guna menghindari kemacetan:

  • Jalan Medan Merdeka Barat
  • Jalan Merdeka Selatan (arah Gambir)
  • Area sekitar Harmoni

Penutupan jalan dilakukan ARENAMPO mulai dari depan Gedung Sapta Pesona ke arah Istana Merdeka. Masyarakat disarankan menggunakan transportasi umum seperti TransJakarta yang jadwalnya masih beroperasi namun mengalami penyesuaian rute di koridor tertentu.

Related Posts

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD: Jaga Kedaulatan Rakyat!

Polemik Pilkada: PDI Perjuangan Tegas Tolak Pemilihan Lewat DPRD Diskursus mengenai sistem pemilihan kepala daerah kembali memanas di panggung politik nasional. Dalam Rakernas terbaru, PDI Perjuangan (PDIP) secara resmi menyatakan…

Prabowo Beri Peringatan Keras Petinggi BUMN: Kerja atau Mundur!

Tegas! Presiden Prabowo Minta Petinggi BUMN Maksimal atau Mundur Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan gaya kepemimpinan yang disiplin dan tak kenal kompromi. Dalam arahan terbaru, beliau memberikan peringatan keras kepada…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *