Gunung Ibu Erupsi Lagi Pagi Ini, Status Siaga

Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara kembali menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi. Pada Sabtu pagi, 31 Januari 2026 pukul 08.16 WIT, gunung api ini mengalami erupsi dengan kolom abu teramati setinggi ratusan meter di atas puncak.

Menurut laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, erupsi ini merupakan yang ke-36 kali dalam seminggu terakhir. Tinggi kolom abu sekitar 500 meter di atas puncak (1.825 meter di atas permukaan laut), berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal, condong ke arah tenggara.

Kronologi Erupsi Terkini Gunung Ibu

Aktivitas Gunung Ibu memang meningkat signifikan sepanjang Januari 2026. Dalam 24 jam terakhir saja, gempa letusan tercatat puluhan kali, dengan amplitudo mencapai 10-28 mm dan durasi 35-66 detik. Erupsi pagi ini melanjutkan pola letusan berulang yang sudah terjadi hampir setiap hari, termasuk erupsi malam sebelumnya pada pukul 00.47 WIT.

Gunung Ibu Erupsi Lagi Pagi Ini, Status Siaga

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ibu terus memantau melalui seismograf dan visual. Meski visual letusan kadang tertutup cuaca, data instrumen menunjukkan aktivitas tetap tinggi.

Status Terkini dan Rekomendasi PVMBG

Gunung Ibu saat ini berada pada Status Level III (Siaga). PVMBG mengeluarkan rekomendasi ketat bagi masyarakat dan wisatawan:

  • Tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 km dari kawah aktif.
  • Waspadai potensi lontaran batu pijar, hujan abu vulkanik, dan awan panas jika erupsi lebih besar.
  • Hindari daerah di sektor yang berpotensi terdampak aliran lahar atau gas beracun.
  • Selalu ikuti arahan resmi dari petugas PGA dan pemerintah daerah.

Masyarakat di sekitar Gunung Ibu, terutama di Kecamatan Ibu dan sekitarnya, diminta tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Siapkan masker, kacamata, dan persediaan air bersih untuk antisipasi hujan abu.

Dampak Potensial Erupsi Berulang

Erupsi berulang seperti ini bisa menyebabkan:

  • Gangguan penerbangan jika abu mencapai ketinggian lebih tinggi.
  • Penurunan kualitas udara akibat abu vulkanik.
  • Kerusakan tanaman pertanian jika hujan abu meluas.
  • Risiko longsor lahar jika hujan deras menyusul erupsi.

Pemerintah daerah Halmahera Barat dan BPBD setempat terus berkoordinasi untuk evakuasi jika diperlukan. Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan signifikan dari erupsi pagi ini.

Cara Pantau Update Terkini Gunung Ibu

Untuk informasi resmi dan real-time, pantau:

  • Aplikasi MAGMA Indonesia (Android/iOS).
  • Website resmi: magma.esdm.go.id atau vsi.esdm.go.id.
  • Akun resmi @BadanGeologi atau @PVMBG_ID di media sosial.

Jangan percaya hoaks atau informasi tidak resmi yang bisa menimbulkan kepanikan.

Gunung Ibu, dengan ketinggian 1.325 mdpl, merupakan salah satu gunung api aktif di Maluku Utara. Aktivitas vulkaniknya memang sering fluktuatif, dan warga sekitar sudah terbiasa dengan peringatan dini. Namun, keselamatan tetap prioritas utama.

Kesimpulan ARENAMPO Erupsi Gunung Ibu pagi ini menjadi pengingat bahwa alam Indonesia penuh dengan gunung api aktif. Tetap waspada, ikuti protokol keselamatan, dan pantau update dari sumber terpercaya PVMBG. Semoga aktivitas vulkanik segera mereda dan tidak menimbulkan dampak lebih besar bagi masyarakat Maluku Utara.

Related Posts

Presiden Prabowo Buka Rakornas Sentul Harti ini

Pendahuluan Hari ini, Senin, 2 Februari 2026, menjadi momen penting bagi pemerintahan Indonesia. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membuka dan memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah…

Iran Latihan Militer di Hormuz, AS Peringatkan

Pendahuluan Iran baru saja mengumumkan rencana latihan militer besar-besaran di Selat Hormuz, yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari mulai Minggu, 1 Februari 2026. Latihan tembak langsung ini melibatkan Korps Pengawal…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *